Penggunaan Kepala Yang Benar Menurut KBBI

Kepala memiliki arti bagian atas dari tubuh, baik itu hewan maupun manusia. Penggunaan kata kepala dalam percakapan sehari hari dapat memiliki arti yang beragam, arti sesungguhnya maupun kiasan.

Kepala juga dapat diartikan sebagai bagian tubuh yang dilengkapi dengan indera, rambut atau bulu, serta memiliki bagian penting untuk makhluk hidup, yaitu otak. Kepala menunjukan kata benda dan kata sifat, sesuai dengan penggunaannya dalam kalimat.

Untuk menunjukan kata kepala sebagai kata kerja, biasanya harus dirangkaikan dengan imbuhan. Hal ini akan membuat arti yang berbeda ketika menuangkannya dalam susuanan kalimat yang tepat.

Arti kepala dalam penggunaan kalimat.
1. Bagian atas dari tubuh makhluk hidup
Kepalanya sakit karena terbentur bola pada saat bermain di lapangan sekolah sore tadi.
2. Bagian tubuh yang memiliki rambut
Kepalanya dicukur hingga botak setelah upacara selesai, itu sebagai sangsi dari sekolah untuk anak laki laki yang malas mencukur rambutnya sendiri.
3. Bagian benda yang paling atas
Semua penumpang bersabar di pinggir rel, menunggu kepala kereta api diputar oleh masinis.
4. Bagian yang paling penting
Menjaga kepala dari benturan harus dilakukan dengan sigap, karena kepala merupakan bagian tubuh yang vital.
5. Menunjukan pemimpin
Semua orang tentu sudah tahu siapa kepala negara Republik Indonesia yang pertama. Dia adalah Bapak Ir. Soekarno.
6. Menunjukan akal pikiran, budi pekerti
“Gunakan kepalamu untuk memecahkan masalah ini, jangan hanya andalkan emosi yang dapat merugikanmu!”
7. Menunjukan tiruan (kata ulang dan akhiran -an)
Adik membuat kepala kepalaan kucing dari karton dengan menggunakan spidol berwarna hitam.
8. Menunjukan arti memiliki (berawalan ber-)
“Kucing itu berkepala kecil dengan bulu yang lebat sekali, tampak lucu dan menggemaskan!”
9. Memberi arti mengepalai atau mempimpin (imbuhan me-i)
Pak Andi mengepalai perusahaan itu selama 15 tahun dengan adil dan bijaksana, sehingga beliau sangat dicintai oleh semua karyawannya.
10. Menganggap sebagai kepala (imbuhan me-kan)
Paman mengepalakan ayah untuk menyelesaikan sengketa tanah warisan dengan pemerintah desa itu, karena ayah adalah anak yang paling tua.

Sinonim kata kepala antara lain:
a. Akal, atasan, bos, empu (orang yang sangat ahli), hulu (berkaitan dengan sungai).
b. Majikan, pejabat, pembesar, pemimpin, pikiran.
c. Sirah (bahasa serapan daerah), tendas (menenda artinya memenggal atau memancung kepala), penganjur, pengawas, benak (menekankan tentang otak, akal pikiran).
d. Biang (induk, pokok pangkal), pembimbing, direktur, hulubalang (pemimpin pasukan pada zaman kerajaan), jiwa.
e. Kapita (jiwa, biasanya menyertai jumlah atau data), pengelola, kemudi, ketua, mal
f. Permulaan, orang, penghulu (kepala daerah), presiden, superior (atasan atau pemimpin, menggambarkan kekuasaan tertinggi).

Antonim dari kata kepala adalah ekor.

Les Privat Bandung Tempat Les Terpercaya

Les privat bandung merupakan salah satu tempat les yang bisa Anda coba untuk menyempurnakan penguasaan materi anak Anda. Banyak anak yang kurang menguasai materi saat di sekolah membuat para orng tua menginginkan anaknya mengikuti les privat. Terutama bagi orang tua yang memiliki modal yang cukup untuk mengembangkan pengetahuan anaknya.

Tips Menemukan Guru Les Privat Terbaik
Pemilihan guru les privat Bandung merupakan salah satu hal yang penting. Mengapa? Karena selain keinginan siswa untuk belajar, guru merupakan faktor pendukung utama dalam proses belajar seorang anak atau seorang siswa. Maka dari itu, Anda tidak boleh sembarangan serta harus lebih seleksi ketika memilih guru les privat untuk anak Anda. Berikut ini beberapa tips untuk Anda dalam memilih guru les privat Bandung:

1. Lembaga Les Privat Terpercaya
Untuk mendapatkan guru les privat terpercaya maka Anda bisa mencarinya di lembaga les privat yang telah terjamin kualitasnya. Anda jagan tergiur dengan harga yang murah, namun Anda juga harus mempertimbangkan kualitas dari guru privat yang akan menjadi pengajar anak Anda.
Karena jika Anda mendapatkan guru privat yang masih belum mahir dalam mengajar dnegan harga yang murah, rasanya tanggung. Karena, mahal ataupun murah Anda tetap sama mengeluarkan uang untuk membayar guru les tersebut. lebih baik Anda membayar dengan sedikit mahal namun kualitas pengajarannya terjamin.

2. Analisis Kebutuhan Anak Anda
Sebelum Anda memutuskan akan memilih les privat apa untuk anak Anda, ada baiknya Anda mengkaji terlebih dahulu kebutuhan anak Anda. Anda dapat melihatnnya dari mata pelajaran yang kurang ia kuasai di sekolah, sehingga les privat ini bertujuan untuk mematangkan konsep pelajaran anak Anda.
Selain itu, Anda juga dapat menganalisis kebutuhan anak Anda dari apa yang menjadi bakat anak Anda. Misalnya anak Anda berminat dalam matematika, maka untuk mengembangkan potensi anak Anda, Anda dapat mengambil les privat matematika untuknya.

3. Periksa Kualifikasi
Sebetulnya tidak ada persyaratan hukum untuk tutor. Namun, Anda tetap harus mencari tutor yang sesuai dengan minat bakat anak Anda atau sesuai kebutuhan Anda. Jangan sampai Anda malah mendapatkan tutor yang kurang ahli dalam bidang tersebut.
Saya yakin, setiap tutor yang akan mengajar pasti telah dipersiapkan dengan baik untuk memberikan pengajaran yang paling baik bagi siswanya. Hanya saja biasanya tidak semua tutor menguasai banyak bidang. Maka dari itu, pilihlah tutor yang memiliki keahlian sesuai dengan kebutuhan anak Anda.

4. Pilih Guru yang Berpengalaman
Guru yang telah memiliki pengalaman pastinya akan lebih berkompeten dalam memberikan pengajaran, maka dari itu utamakan memilih tutor yang telah memiliki pengalaman mengajar.